"Belajarlah terus, karena bisa saja ilmu yang kita miliki sudah kadaluarsa atau bahkan salah. Belajarlah sampai akhir hayat."

Senin, 14 September 2009

Dompet Peduli Santri (DPS)


Anak-anak sekarang akan menjadi dewasa kelak. Di pundaknya tertumpu masa depan kehidupan manusia dan dunia ini. Mereka adalah generasi muda yang akan meneruskan perjuangan dakwah Islam. Mereka muda-mudi yang akan menyongsong nasib bangsa dan Negara Indonesia yang harus lebih baik. Cerahkan masa depan mereka, bekali dengan ilmu agama yang cukup.

TKA (Taman Kanak-kanak Al-Quran), TPQ (Taman Pendidikan Al-Quran) dan pengajian anak adalah salah satu ujung tombak dakwah islam segmentasi anak yang sering terlupakan. Padahal perannya cukup besar dalam mencetak generasi Qurani sejak dini. Realitas saat ini umat Islam di Indonesia lebih menitik beratkan penyaluran infak dan shodaqoh untuk pembangunan fisik tempat ibadah. Masjid dibuat megah dan indah tetapi sepi dari kegiatan pembinaan generasi muda islam, sepi dari pengajian anak-anak dan remaja.

Kalaupun ada dana yang disalurkan porsinya kecil dibanding untuk pembangunan fisik masjid. Seperti apa wajah-wajah generasi masa depan jika saat ini kita melupakan dan tidak mempersiapkan bekal ilmu agama yang cukup bagi mereka ?
Salurkan dana bantuan anda kepada DOMPET PEDULI SANTRI dalam upaya menyiapkan generasi Qurani sejak dini.

Profil Dompet Peduli Santri (DPS)

A. Basic Thinking (Pemikiran dasar)
Krisis multidimensi yang dihadapi bangsa Indonesia akan teratasi salah satunya dengan alih generasi yang baik. Jangan sampai kita disibukan dengan generasi saat ini sehingga kita lupa menyiapkan generasi akan datang yang harus lebih baik.
Tantangan globalisasi dan efek media yang semakin besar memudahkan masuknya budaya luar yang buruk sehingga bisa merusak aqidah dan akhlak generasi muda islam.
Belum optimalnya upaya pembinaan generasi muda islam khususnya di kabupaten Banyumas.

Lemahnya koordinasi antar TPQ.
Banyaknya TPQ yang mati / bubar dikarenakan tidak adanya pengajar / ustadz
Lemahnya system regenerasi ustadz/ah
Kurangnya pembinaan TPQ yang kotinuental.

B. Tujuan
1. Menyiapkan generasi qur’ani sejak dini
2. Pemberantasan buta huruf Al-qur’an
3. Memperkuat dakwah anak melalui TKA, TPQ dan pengajian anak sebagai upaya
menyiapkan generasi muda islam dan bangsa Indonesia yang kuat aqidah,berakhlak mulia,
senang belajar, membaca dan hidup qur’ani

C. Program
1. Existensi
Pengiriman Ustadz/dzah ke daerah yang membutuhkan adanya TPQ dan ke TPQ yang
membutuhkan ustadz/dzah.
2. Regenerasi
Pengkaderan ustadz/dzah TPQ dengan training calopn ustadz/dzah secara kontinuental.
3. Pengembangan pembelajaran
Training ustdz/dzah (metodologi pengajaran, psikologi anak, manajemen kelas, BCM,
dan lain-lain) secara kontinuental.
4. Sarana Dan Prasarana
Pemberian bantuan sarana dan prasarana TPQ untuk TPQ yang membutuhkan
(banku, papan tulis, Meida pengajaran dan lain-lain)
5. Kesejahteraan Ustadz/dzah
Pemberian bantuan kepada ustadz/dzah (baju muslim, jilbab danlain-lain)
6. Event dan perlombaan
Mengadakan event dan perlombaan antar TPQ, pada moment-moment hari besar islam.
(Gebyar Muharam, Festifal anak Solehdan lain-lain)


Sumber: http://majalahsantri.wordpress.com/

0 komentar:

Pengin cari artikel lainnya...?!?