"Belajarlah terus, karena bisa saja ilmu yang kita miliki sudah kadaluarsa atau bahkan salah. Belajarlah sampai akhir hayat."

Selasa, 14 September 2010

Gaza Wisuda 24 Ribu Hafidz Al-Qur'an, Terkecil Pecahkan Rekor 9 Bulan

Jumlah penduduknya hanya 1,5 juta orang. Namun demikian, Gaza selalu melahirkan ribuan huffadz baru setiap bulan. Di tengah blokade dan intimidasi Zionis, remaja-remaja Palestina di Gaza telah menorehkan prestasi yang luar biasa dalam mempelajari dan menghafalkan Al-Qur'an.

24 Ribu Hafidz

Sebanyak 24 ribu hafidz Al-Qur'an diwisuda bersama pada Ahad lalu (12/9). Mereka diharapkan menjadi muslim pejuang Palestina yang selalu dekat dengan Al-Qur'an dan menjadikannya sebagai sumber nilai perjuangan.

”Daarul Quran telah mengeluarkan para huffazh dari berbagai tenda-tenda penghafalan Al Quran yang dinamakan Taajul Waqaar. Kelak para huffazh Al-Qur'an inilah yang akan memelihara dan melindungi Palestina dari penjajahan Israel selama ini. Palestina tidak dibebaskan melalui harta atau sogokan politik yang datang dari berbagai penjuru.... ” tegas Dr Ahmad Bahar, Wakil Ketua Dewan Legislatif Palestina dalam sambutan pada wisuda ini.

Semangat yang Membara

Semangat muslim Palestina, khususnya para remaja, dalam menghafalkan Al-Qur'an tergolong luar biasa. Selama musim panas ini tercatat 50 ribu orang yang mendaftarkan diri mengikuti program menghafal Al-Qur'an yang dinaungi oleh Departemen Wakaf dan Departemen Agama Palestina di Gaza ini.

"Para siswa tekun dan tanpa kenal lelah menghafal Al Quran dan Sunnah Nabi, dan mereka berkompetisi dalam hal itu meniru para sahabat radhiallahu anhum." jelas ketua Darul Quran dan Sunnah Abdul Rahman Jamal.

Menurutnya Jamal, sebagian peserta mampu menghafal 20 halaman Al-Qur'an dalam satu hari, sekaligus menguasai makna dan kandungan ayatnya.

Hafidz Terkecil Hafal dalam 9 Bulan

Satu diantara 24 ribu wisudawan penghafal Al-Qur'an yang cukup menonjol adalah Mahmud Ahmad Salamah. Usianya baru 11 tahun dan kini ia duduk di kelas 5 Sekolah Dasar. Di usianya yang masih sangat muda, Salamah masuk dalam daftar penghafal Al-Qur'an terkecil dengan waktu menghafal 9 bulan.

Atas prestasinya, Salamah mendapatkan pernghargaan dari Dinas Wakaf dan Urusan Agama dan PM Palestina Ismail Haniya pada wisuda Ahad (12/9) kemarin. [AN/bsb]

0 komentar:

Pengin cari artikel lainnya...?!?