REPUBLIKA.CO.ID, LONDON. Berita ipar Tony Blair yang mengumumkan konversi keyakinannya menjadi Muslim akhir pekan lalu membuka banyak cerita tentang para mualaf di Inggris. Harian Daily Mail menurunkan topik tak biasa di halam depan mereka: tentang tren baru keyakinan di Inggris. Hasil temuan mereka menyebut, ada tren di kalangan perempuan terpelajar di Inggris -- sebagian besar adalah wanita karier -- yang memilih Islam sebagai keyakinan baru mereka.
Daily Mail menuliskan laporannya berdasar sudut pandang Eve Ahmed, seorang perempuan karier Inggris yang dibesarkan dalam keluarga Muslim imigran asal Pakistan, namun belakangan menolak agama dan mengaku ateis.
Ia mengaku terkesima saat Lauren Booth, 43 tahun, mengatakan dia sekarang memakai jilbab yang menutupi kepala setiap kali dia meninggalkan rumah. "Ia juga mengaku melakukan shalat lima kali sehari dan mengunjungi masjid setempat kapanpun dia bisa," ujarnya.
Lauren adalah ipar Tony Blair yang berprofesi sebagai wartawan dan penyiar televisi. Dia memutuskan untuk menjadi seorang Muslim enam minggu lalu setelah mengunjungi kuil Fatima al-Masumeh di kota Qom, dan berkata, "Ini adalah Selasa malam, dan saya duduk dan merasa ini suntikan morfin spiritual, hanya kebahagiaan mutlak dan sukacita. "






